5 Cara Membuat Marketplace Sendiri Dengan 5 CMS Ecommerce

5 Cara Membuat Marketplace Sendiri Dengan 5 CMS Ecommerce


Keberhasilan tokopedia dan bukalapak dalam menumbuh kembangkan, mengayomi serta mengamankan lajunya (bahasanya aparat banget) kegiatan ber-belanja online, ber-bisnis online, ber-ecommerce ria di Indonesia memang patut di ck ck ck i... Biar bintang saja yang berbicara. Dimana... dimana tombol ratingnya ? ... Hehe


Alexa pun berkata jujur, menempatkan keduanya dalam posisi 10 besar website yang paling ramai diakses di Indonesia. Padahal jika melihat 3-5 tahun ke belakang, jelas bahwa urutan 10 besar hampir dikuasai website dari luar. Tidak semua tapi kebanyakan.

Nah berkat prestasi inilah banyak yang menapaki jejaknya. Dari yang bermodal cukup, modal keseriusan, hingga yang kurang serius, sambil bermain bercanda ria serta tertawa riang gembira. Apa sih ini?

Ada beberapa developer yang melihat ini sebagai sebuah peluang yang tentunya menguntungkan, sehingga dibuatlah tool yang berbayar untuk menganalisa jualan apa sih yang sedang ramai, ada juga yang membuat tool untuk upload ribuan produk secara otomatis, yang paling kreatif adalah yang membuat dropship engine mengambil dari akun-akun di marketplace yang menyediakan sistem reseller.

Ini adalah peluang. Namun tentunya tidak bisa semua orang seperti itu bukan? Saya lihat dilapangan banyak orang yang ingin membuat marketplace sendiri, bukan ecommerce, tapi marketplace dengan multi vendor/user. Sehingga orang bisa berjual beli. C2C.

Namun Anda yang ingin serius membuat marketplace sendiri, misalnya untuk kepentingan ruang lingkup yang lebih sempit misalnya, untuk sekecamatan cikapancilan river bisa saja menggunakan apa yang akan dibahas dalam tulisan kali ini. Ya mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda yang ingin membuat marketplace khususon buatan sendiri ...

Lalu Langkahnya Bagaimana Sih Untuk Membuat Marketplace ?

Saya tidak akan menjelaskan langkah-langkahnya secara bertahap. Karena itu terlalu mainstream. (sebetulnya karena males dan repot... hehe). Paling tidak ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat marketplace sendiri. Diantaranya ?

1. Menggunakan WordPress + Plugin WC WooCommerce Multi Vendor Marketplace

Anda bisa membuat marketplace sendiri menggunakan wordpress + plugin wc woocommerce multi vendor marketplace. Yang bisa Anda gunakan langsung secara gratisan. Jadi yang harus Anda lakukan pertama adalah menginstall wordpressnya lalu menginstall plugin woocommerce, dan yang terakhir adalah menginstall plugin WC WooCommerce yang bisa Anda dapatkan di sini https://wordpress.org/plugins/dc-woocommerce-multi-vendor/. Plugin ini diintegrasikan dengan plugin woocommerce, bisa dibilang third party pengembang Woocmmerce plugin yang diarahkan ke pada multi vendor marketplace. Biar tidak penasaran bisa saja langsung lihat demonya di sini https://wordpress.org/plugins/dc-woocommerce-multi-vendor/screenshots/

WC Woocommerce multi vendor marketplace ini dibuat oleh wcvendors. (mohon maaf jika terdengar seperti vendor WC, tolong di'biasa'kan saja) Anda bisa lihat website officialnya https://www.wcvendors.com/. Disana terdapat fitur yang PRO nya, berbayar namun sangat rekomended untuk Anda gunakan. Demo dari plugin yang berbayarnya bisa cek di sini https://dev.wcvendors.com/

2. Menggunakan Magento Ditambah Module Marketplace Multi Vendor

Magento bisa dibilang memang handal sekali menyediakan cms open source yang mana sudah banyak perusahaan maupun individu yang menggunakannya. Untuk membuat website ecommerce. Ecommerce bermodel bisnis B2C. Namun jika ingin membuat marketplace tidak gratis, Anda bisa menggunakan module berbayarnya yakni marketplace multivendor.

membuat marketplace sendiri

Salah satunya yang dibuat oleh Webkul, cekidot https://store.webkul.com/Magento-Marketplace.html , untuk demo live nya bisa cek di http://magento.webkul.com/Marketplace/index.php/decors.html

3. Menggunakan PrestaShop ditambah Addon Marketplace

membuat marketplace sendiri

Anda pun bisa menggunakan prestashop ditambah Addon Marketplace untuk membuat marketplace sendiri. Untuk Addon sendiri banyak macamnya, namun kebanyakan yang berbayar, Anda bisa menggunakan WM Advanced Marketplace Module https://addons.prestashop.com/en/marketplace-creation/19278-wm-advanced-marketplace.html ataupun Advanced Marketplace https://addons.prestashop.com/en/marketplace-creation/8057-advanced-marketplace.html Demonya ? Silahkan langsung saja kunjungi.

4. Menggunakan Joomla! + Multi Vendor Marketplace For Virtuemart

Nah ini dia pemain lama, Joomla!. Plus Virtuemart memang canggih juga berkombinasi dalam menyulap joomla! menjadi ecommerce yang terbukti handal. Namun Marketplace ? Bisa juga menggunakan extension tambahan Multi Vendor Marketplace, yang dibuat oleh webkul. https://extensions.joomla.org/extension/marketplace-for-virtuemart/. Sebetulnya ada beberapa namun sepertinya webkul ini memang konsen sekali dalam membuat ekstensi,plugin,addon untuk marketplace.

5. Menggunakan Opencart Ditambah Ekstensi ClerksCart Multi Vendor Marketplace

Yang terakhir, Anda yang terbiasa menggunakan opencart bisa juga membuat marketplace sendiri menggunakan Ekstensi tambahan Crekscart multivendor marketplace. Link disini https://www.opencart.com/index.php?route=marketplace/extension/info&extension_id=26935. Gratis. Untuk demo kunjungi saja website officialnya http://clerkscart.com/

 

Oke, dalam membuat marketplace sendiri tentunya Anda harus menyesuaikan dengan kebutuhan yang orang Indonesia banget. terutama dari sisi kemudahan, kenyamanan, dan tentunya sistem pembayaran serta pengiriman. Paling tidak bukalapak dan tokopedia memang harus dijadikan kiblatnya.

Terakhir, semoga tulisan membuat membuat marketplace sendiri, bermanfaat untuk Anda. selamat mencoba, selamat bereksperimen. Salam sharing.

Loka Dwiartara
Ilmuwebsite.com

Artikel Terkait :