• Membuat Website Gratis dan Toko Online Gratis

    Kursus Bogor
  • ebook php Web Design
  • Partner Kami

  • Facebook Kami

  • Follow Twitter Kami

  • Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet

    Posted on: June 11th, 2009 by IW

    IW
    Memberikan pembelajaran kepada Anda seputar Web Development, Desain Grafis, dll, secara gratis.

    Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet web desain grafisKonfigurasi Linux sebagai Gateway Internet web desain grafis

    Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet web desain grafis

    Di tutorial jaringan komputer kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet.

    Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. ( Andino-Kamus TI ? Ilmukomputer.com )

    Gateway inilah yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan jaringan public yaitu internet.

    Sebagai catatan dalam percobaan ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru pertama kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP Static. :D . Ini nyata.)

    Sebelumnya paket yang kita butuhkan adalah :

    rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm

    Tapi setahu penulis paket tersebut sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui apakah pake tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root :

    root@alk.root#rpm -qa? | grep pppoe

    rp-pppoe-3.5-27

    Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti membutuhkan 2 ethernet card nantinya.

    Yupz, langsung aja kita menuju pokok pembahasannya.

    Langkah awal yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah terdetek dengan baik:

    root@alk.root#ifconfig

    eth0????? Link encap:Ethernet? HWaddr 00:0C:29:EE:71:11

    ????????? inet addr:192.168.1.1? Bcast:192.168.1.255? Mask:255.255.255.0

    ????????? inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link

    ????????? UP BROADCAST RUNNING MULTICAST? MTU:1500? Metric:1

    ????????? RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

    ????????? TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

    ????????? collisions:0 txqueuelen:1000

    ????????? RX bytes:6938 (6.7 KiB)? TX bytes:10092 (9.8 KiB)

    ?????? ???Interrupt:10 Base address:0×1080

    eth1??? Link encap:Ethernet? HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B

    ????????? inet addr:192.168.100.1? Bcast:192.168.100.255? Mask:255.255.255.0

    ????????? inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link

    ????????? UP BROADCAST RUNNING MULTICAST? MTU:1500? Metric:1

    ????????? RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

    ????????? TX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

    ????????? collisions:0 txqueuelen:1000

    ????????? RX bytes:0 (0.0 b)? TX bytes:1796 (1.7 KiB)

    ? ????????Interrupt:9 Base address:0×1400

    ?

    lo??????? Link encap:Local Loopback

    ????????? inet addr:127.0.0.1? Mask:255.0.0.0

    ????????? inet6 addr: ::1/128 Scope:Host

    ????????? UP LOOPBACK RUNNING? MTU:16436? Metric:1

    ????????? RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

    ????????? TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

    ????????? collisions:0 txqueuelen:0

    ????????? RX bytes:2190 (2.1 KiB)? TX bytes:2190 (2.1 KiB)

    Yup, jika anda mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika tidak ? Silahkan googling :D~~~.

    Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya konfigurasi tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File konfigurasi ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka, file konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara default terdapat dalam :
    /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx

    ?

    Karena nantinya kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi adalah :

    /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 dan /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1

    ?

    Sebagai contoh, konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut :

    DEVICE=eth0

    BOOTPROTO=static

    BROADCAST=192.168.1.255

    HWADDR=00:0C:29:EE:71:11

    IPADDR=192.168.1.1

    NETMASK=255.255.255.0

    NETWORK=192.168.1.0

    ONBOOT=yes

    TYPE=Ethernet

    DEVICE : merupakan ethernet apa yang akan dikonfigurasi.

    BOOTPROTO : status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau static.

    BROADCAST : alamat broadcast jaringan yang digunakan.

    HWADDR : alamat fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.

    IPADDR : alamat ip yang nanti akan digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan berhubungan langsung dengan protol tcp/ip.

    NETMASK : subnet mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagi jaringan menjadi lebih kecil.

    ONBOOT : apakah nanti akan diproses ketika BOOT ??

    ?

    Dan konfigurasi eth1 yang digunakan oleh penulis :

    DEVICE=eth1

    BOOTPROTO=static

    BROADCAST=192.168.100.255

    HWADDR=00:0C:29:EE:71:1B

    IPADDR=192.168.100.1

    NETMASK=255.255.255.0

    NETWORK=192.168.100.0

    ONBOOT=yes

    TYPE=Ethernet

    Kemudian restart service network.

    root@alk.root#/etc/init.d/network restart

    Sebelum ke langkah selanjutnya, perlu diketahui bahwa, anda diharuskan untuk mengaktifkan mode bridge pada modem adsl.

    Langkah selanjutnya adalah konfigurasi ADSL-nya :

    root@alk.root#adsl-setup

    # pertama kali akan ditanyakan username yang telah diberikan oleh pihak ISP anda

    LOGIN NAME
    Enter your Login Name:
    121303xxxxxx@telkom.net
    #device yang berhubungan langsung dengan modem adsl anda, dalam hal ini eth1

    INTERFACE
    Enter the Ethernet interface connected to the ADSL modem

    For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.

    For Linux, it will be ethX, where ‘X’ is a number.

    (default eth0):eth1

    # kalo yang ini pilih no aja, karena ketika demand diaktifkan maka anda tidak bisa

    # menggunakan IP yang dynamic

    ?Enter the demand value (default no): no
    # DNS yang digunakan, bagian ini bisa diisi nanti. Lewat saja.
    # password yang diberikan oleh ISP anda, berbarengan dengan diberikannya username tadi

    PASSWORD
    Please enter your Password:xxxxxxxx

    # pemberian akses kepada user untuk menjalankan/mematikan adsl ?

    USERCTRL
    Please enter ‘yes’ (three letters, lower-case.) if you want to allow
    normal user to start or stop DSL connection (default yes):
    yes

    # langkah berikutnya adalah berkenaan dengan firewall disini penulis memilih no 2
    The firewall choices are:
    0 – NONE: This script will not set any firewall rules.? You are responsible
    ????? for ensuring the security of your machine.? You are STRONGLY
    ????? recommended to use some kind of firewall rules.
    1 – STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing workstation
    2 – MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway

    ????? for a LAN

    Choose a type of firewall (0-2):2

    # apakah akan dijalankan secara otomatis ketika boot ?

    Start this connection at boot time

    Do you want to start this connection at boot time?

    Please enter no or yes (default no):yes

    Dan selanjutnya ketik y saja untuk mensave konfigurasi diatas.

    Ada beberapa konfigurasi yang perlu dilakukan. Penulis memberikan sedikit konfigurasi tambahan yang diletakkan pada file /etc/rc.local

    echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

    iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.1.0/24 -o ppp0

    konfigurasi tersebut digunakan untuk meneruskan paket ip dan melakukan masquerade. Masquerade sendiri merupakan proses membagi bandwith, karena pada dasarnya isp hanya memberikan satu koneksi dengan satu ip, maka agar dapat digunakan secara beramai-ramai maka perlu dilakukan masquerade.

    Selanjutnya anda tinggal menambahkan dns server yang diberikan oleh telkom pada file konfigurasi /etc/resolv.conf, yang penulis gunakan adalah 202.134.0.155.

    root@alk.root#echo nameserver 202.134.0.155 > /etc/resolv.conf

    root@alk.root#cat /etc/resolv.conf

    nameserver 202.134.0.155

    Selanjutnya anda tinggal menjalankan adsl-start.

    Selamat bersurfing ria. :D~

    by : Al-k
    lokadwiartara@ilmuwebsite.com
    http://www.ilmuwebsite.com

    Tutorial Jaringan Komputer

    Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet web desain grafisCara Membuat Website dengan Adobe Dreamweaver

    Ingin tau lebih jelas, lebih cerdas, tentang cara pembuatan website? Store Ilmuwebsite menyediakan CD Tutorial Interaktif dengan harga murah, mengantar Anda menjadi seorang web designer yang handal


    Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet web desain grafisMahir PHP MySQL Membuat Aplikasi Dinamis Berbasis Web

    Ingin tau lebih jelas, lebih cerdas, tentang cara pembuatan website dinamis atau aplikasi berbasis web? Kami punya solusi yang sangat sangat murah! Lebih ampuh dari hanya sekedar membaca buku, interaktif layaknya kursus PHP biasa

    3 Responses

    1. Agitow says:

      om..
      klo pake linux sbg bridge kelebihannya apa ?
      apakah lebih bgus pake windows sbg bridge??

    2. ilda says:

      waw…
      thx, y.. artikelnya nolong banget.

    3. captbbx says:

      mantab… :D