Mau Meramaikan Per-youtube-an Dengan Kartun Animasi 2D Yang Mendidik? Yuk Bikin Dengan 3 Software Gratis Terbaik Ini!

Mau Meramaikan Per-youtube-an Dengan Kartun Animasi 2D Yang Mendidik? Yuk Bikin Dengan 3 Software Gratis Terbaik Ini!


Kehadiran youtube kini mulai menggantikan peran televisi konvensional. Di Amerika tempat youtube berasal, pada 2017 kemarin sebanyak 70% warganya beralih dari Televisi Konvensional ke Youtube (dikutip dari tekno.kompas.com). Di Indonesia sendiri menurut hasil Riset Google bersama Kantar TNS di tahun 2018 , sebanyak 92% warga Indonesia mengakses youtube untuk mencari konten video (dikutip dari kompasiana).

Tak hanya menonton video yang disajikan, user Indonesia kini sudah banyak yang menjadi content creator, baik yang sudah lama aktif dan tentunya menghasilkan uang maupun yang baru sekedar mencoba-coba. 

Ayo Cegah Penularan Virus Corona dan Jaga Imunitas Tubuh, Dengan Mengkonsumsi Madu dan Herbal dari Raudhoh (100% Keuntungan Akan Didonasikan!)

100% Keuntungan akan didonasikan ke masyarakat yang terkena dampak Covid19, anak yatim dan dhuafa di daerah Bogor dan sekitarnya. Silahkan transaksi langsung lewat lapak kami di raudhoh.com atau melalui marketplace , tokopedia.com/raudhohofficial dan bukalapak.com/u/raudhohofficial


Karena membludaknya konten video yang diupload ke youtube, tidak jarang video yang diupload ke youtube itu tak layak di tonton untuk anak-anak. Karena selain tidak mendidik, kadang isinya itu malah menjurus kepada pola self destruction pattern (pola penghancuran diri sendiri). Banyak orang tua miris melihat hal ini, karena melihat anaknya melakukan hal-hal yang mengerikan atau sekedar berkata-kata tak santun. Nah berawal dari sinilah Google membuat peraturan baru yang berfungsi untuk melindungi anak-anak. Sehingga kini, ada fitur baru dari youtube di mana content creatornya harus menjelaskan video yang di upload itu diarahkan untuk anak atau bukan.

Oke terlepas dari itu semua, Anda mungkin pernah terbersit ingin membuat film kartun animasi sendiri yang mendidik anak-anak. Ditambah fakta di Indonesia sendiri belum banyak kartun animasi eksis yang betul-betul mendidik anak-anak pada umumnya. Yang terlihat baru Nusa Rara, Kastari Sentra dengan Diva nya, kemudian ella ello, Dodo Syamil. Belum terlalu banyak variannya. Memang untuk membuat satu film animasi dibutuhkan banyak sumber daya, terlebih lagi tim dan alat. 

Namun kini dengan teknologi yang ada, Anda yang one show man / single fighter juga bisa merealisasikannya, cuma masalah waktu saja. Jika sudah ada hasilnya nantinya akan terbayar dengan sendirinya jerih payah Anda. Lewat apa? Moneytize youtube pastinya. Karena topik kali ini kita sedang membicarakan youtube. 

Memang untuk membuat film kartun animasi itu softwarenya terbilang cukup mahal, tapi sekarang sudah banyak open source software yang kualitasnya bisa menandingi software berbayar. Apa saja itu ? Ada 3 software gratis yang sangat bisa diandalkan dalam membuat film kartun 2 dimensi. Simak selengkapnya ... 

Opentoonz

Opentoonz merupakan software alternatif gratis dari Toonz premium, perangkat lunak animasi 2D yang digunakan oleh pembuat film animasi papan atas. Seperti Studio Ghibli dan Rought Draft Studios. Studio Ghibli merupakan Studio Film animasi yang cukup tua di jepang sejak 1985, mungkin Anda pernah melihat Spirited Away, Pom Poko, The Wind Is Rising, itu adalah film-film yang dibuat oleh Studio Ghibli. 

Sedangkan Rought Draft Studios merupakan studio animasi Amerika yang berbasis di Kalifornia, yang mana studio keduanya itu Rought Draft Korea, berbasis di Seoul Korea. Film-film kartun yang di hasilkan Rought Draft Studios diantaranya The Simpsons, Spongebob Squarepants dan banyak lagi lainnya. 

Meskipun alternatif dari toonz, tapi sebagian besar fitur yang ada di toonz bisa Anda dapatkan di OpenToonz, artinya Anda tetap bisa membuat film kartun animasi yang memukau, yang mana hanya dibatasi oleh imajinasi dan kreatifitas Anda sendiri. 

Opentoonz pun berada dibalik pembuatan Batman Ninja yang rilis di 2018 kemarin. 

Untuk mendonwloadnya bisa langsung ke https://opentoonz.github.io/e/ 

Tersedia banyak tutorial yang bisa Anda dapatkan di youtube secara gratis, tentunya sangat membantu Anda dalam mempelajari satu persatu fitur opentoonz. 

 

Synfig

Selain opentoonz Anda bisa menggunakan Synfig sebagai pilihan, dengan nuansa yang berbeda yang malah lebih mirip dengan Adobe Animate (Adobe Flash). 

Synfig Studio merupakan salah satu software 2D Animasi terbaik karena termasuk yang mudah dipelajari, dan memungkinkan animator berpengalaman membuat animasi berkualitas tinggi. Tersedia untuk Windows, Mac, dan Linux. 

Yang menarik lainnya dari Synfig adalah pengembangnya menawarkan dua versi download yang berbeda, yang pertama adalah versi yang stabil, dan yang kedua adalah versi yang masih dalam pengembangan sehingga memungkinkan Anda untuk melakukan eksperimen mengembangkan softwarenya sesuai dengan kebutuhan.

Fitur Utamanya :

  • Vector Tweening: Mengubah bentuk objek ke bentuk lainnya
  • Support ke pada 50+ layers dalam satu lembar kerja
  • Support bone system yang membuat pergerakan karakter lebih flexible
  • Advanced controls for experienced animators
  • Cross-platform: Windows, OS X, and Linux

Untuk mendownloadnya Anda bisa langsung mengunjungi https://www.synfig.org/ 

 

Pencil2D Animation 

Perangkat lunak animasi 2D ini, sangat direkomendasikan untuk Anda pemula yang ingin merasakan cara kerja pembuatan film animasi. Pencil2D menawarkan interface yang cukup sederhana, tidak direpotkan oleh banyak fitur yang kompleks, namun penggunannya tetap bisa melakukan proses menggambar dan membuat animasi secara lengkap.

Pencil2D ini tersedia untuk Windows, Mac, dan Linux. Memungkinkan Anda menggunakan vector juga bitmap dalam melakukan proses animasi.

Untuk mendownloadnya langsung Anda bisa langsung ke https://www.pencil2d.org/download/

Begitulah review software animasi 2D gratis terbaik. Selamat berekplorasi, semoga kedepannya Anda bisa menggarap film kartun animasi mendidik bikinan sendiri, dan menyebarkannya di youtube.

Semoga bermanfaat.

 

Loka Dwiartara
Co-founder ilmuwebsite.com

 

 

Artikel Terkait :