Ini Daftar 7 Teknologi Gila Yang Akan Trend di Tahun 2020 ke Atas, Bersiaplah Jangan Sampai Tertinggal!

Ini Daftar 7 Teknologi Gila Yang Akan Trend di Tahun 2020 ke Atas, Bersiaplah Jangan Sampai Tertinggal!


Mau tidak mau, suka tidak suka menjadi fakta bahwa teknologi berkembang sangat ngebut sekali. Apabila Anda pernah melihat Film Back To The Future, film yang dibuat di akhir 80-an, digambarkan dalam film tersebut mengenai masa depan yang sudah ada flyboard, pakaian memiliki settingan yang secara otomatis menyesuaikan ukuran badan si penggunanya, memesan makanan tidak perlu ada pramusaji, digantikan robot, semua serba otomatis.


Bila dibandingkan pada masa sekarang meski sudah ada fly board, tapi jalur lalu lintas berlapis untuk kendaraan mobil terbang yang digambarkan di film 80-an akan hadir di 2000-an bisa di bilang terlalu cepat, meski sudah ada mobil terbang, tapi produksinya belum lah meledak, dan belum terlalu padat sehingga belum ada regulasi perihal lalu lintas berlapis untuk mobil terbang. Karena memang pengguna mobil terbang belum banyak, atau belum kelihatan?

Tapi prediksi si pembuat film Back to The Future mengenai keadaan di 2000-an bisa dibilang hampir semuanya tepat meski terlalu cepat, hanya dari penyajiannya yang sedikit berbeda. Selaras dengan prediksi masa depan dalam film Back To The Future, saat ini kita selaku user, citizen, atau silahkan bagaimana sregnya Anda menyebutnya kini berada di tengah-tengah Revolusi Industri ke 4. Revolusi Industri 4.0 ini sarat akan teknologi, semua serba terhubung dengan internet, internet of things.

Sebagai contoh dari kecanggihan Internet Of Things ini hasil temuan Sistem Monitoring yang mampu melakukan pemantauan budidaya ikan lele secara otomatis. Sehingga dapat menaikan tingkat keberhasilan dalam pembudidayaan ikan lele. Alat ini bisa memprediksikan berapa bobot ikan yang dihasilkan, hingga memberitahu berapa profit dari hasil budidaya ikan yang sedang berlangsung. Semuanya terhubung ke smartphone sang pemilik perikanan. Sehingga jika ikan di ambil beberapa kilo sebelum dipanen juga langsung akan ketahuan berapa kekurangan profitnya. Ada yang memadukannya dengan pemberian pakan, yang bisa dikendalikan lewat smartphone. Penggantian air jika kualitas air berkurang. Sehingga nantinya budidaya ikan bisa dilakukan dengan sedikit campur tangan manusia. Tentunya hal ini akan menghemat cost. Dan masih banyak contoh IoT lainnya yang memiliki kecanggihan luar biasa. Yang dipastikan kedepannya akan mengurangi peran manusia di segala lini.

Sehingga menjadi tugas Anda untuk mempersiapkan diri, dan menangkap peluang. Karena sudah dipastikan jika Anda tidak mengikuti trend teknologi, akan tertinggal di masa yang akan datang. Tertinggal adalah kerugian yang besar. Sebagaimana sudah terbukti banyak pelaku usaha, bahkan setingkat Mall yang ada di Indonesia, tutup karena tidak mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebiasaan masyarakat yang kekinian.

Apa saja trend teknologi di tahun 2020 ??? 

1. Layanan Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, saat ini perusahaan dunia dan juga berimbas kepada Indonesia telah mulai menggunakan teknologi AI ini untuk meningkatkan pelayanan dan customer experience sampai ke merampingkan biaya dalam menjalankan usaha.

Sebagai contohnya Jasa Marga sendiri sudah menggunakannya di Rest Area yang tersebar di banyak titik. Dengan AI yang dibuat, citizen bisa mengetahui secara akurat berapa kendaraan yang ada di Rest Area, dan berapa parkiran yang masih tersedia. Semuanya serba otomatis tanpa ada campur tangan manusia. Tanpa ada tukang parkir, tanpa ada penjaga karcis parkir.

Bayangkan jika AI diterapkan ke dalam semua lini disekitar kita? Sepertinya manusia hanya akan duduk manis saja.

2. Jaringan Data 5G

Sudah terasa jaringan data 4G Lte saat ini yang wush wush, dulu mustahil sekali bertatap muka dengan keluarga yang jauh di sana hanya untuk sekedar melepas rasa kangen, namun kini video calling sudah menjadi hal yang biasa. Dengan hadirnya kontektivitas jaringan data 5G mengunduh dan mengunggah menjadi sangat luar biasa cepat. Dan tentunya lebih stabil. Dan sudah dipastikan kedepannya paket data jadi lebih terjangkau harganya. Sangat menggembirakan.

Jaringan yang super cepat ini tidak hanya memberikan kita kemudahan dalam menonton film dan musik streaming tanpa putus, bandwidth yang meningkat memungkinkan mesin, robot, dan kendaraan otomatis untuk mengumpulkan dan mentransfer lebih banyak data, ini semua mengarah kepada kemajuan di bidang Internet of Things (IoT) dan akan bertebaran mesin-mesin pintar. Kita lihat saja nanti akan banyak terobosan baru dari Jaringan data 5G ini. 

3. Kendaraan Otonom

Kedepannya Anda harus terbiasa dengan adanya Mobil otonom (atau juga dikenal sebagai mobil tanpa pengemudi, mobil tanpa supir, mobil berkemudi sendiri, atau mobil robotik). Melihat kondisi saat ini, sebagai contohnya di Bogor saja. Yang belakangan bergeser dari semulanya di kenal dengan sebutan Kota Hujan kini malah menjadi Kota Sejuta Angkot, dikarenakan saking banyaknya angkot yang tersebar hampir di semua titik wilayah di Kota Bogor. Berangkat dari permasalah ini sepertinya, Walikota Bogor tengah memiliki rencana di 2022, mengganti Angkot yang tersebar dengan Kereta Trem, yang bisa jadi, mungkin saja jalur kereta trem ini nantinya di masa yang akan datang akan digunakan sebagai jalur Mobil Otonom/mobil tanpa pengemudi di kemudian hari.

Sebuah perusahaan produsen mobile otonom, Waymo, meski terdengar seperti nama jawa namun baru-baru ini telah menyelesaikan uji coba taksi menggunakan mobil otonom di California, yang mengangkut lebih dari 6200 penumpang di bulan pertama testing. Kedepannya tidak hanya penumpang, tapi dipastikan akan berpengaruh kepada pengangkutan dan tentunya jasa pengiriman barang. Cuma untuk bisa merealisasikan hal ini pastinya pemerintah setempat harus betul-betul siap dari mulai dari infrastruktur hingga regulasi yang tidak njelimet. Pertanyaannya adalah Kapan?

4. Pengobatan Personal Yang Prediktif

Hal lainnya yang gila, yang jelas sangat mungkin akan lumrah terjadi di masa depan adalah Pengobatan Personal yang Prediktif. Teknologi saat ini mengubah bidang kesehatan pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pengobatan kedepannya tidak lagi menemukan obat yang tepat untuk penyakit yang diderita seseorang, pengobatan tidak lagi seputar mengatasi penyakit. Tetapi pengobatan lebih kepada memprediksikan gejala penyakit yang akan diderita oleh seseorang. Nantinya Anda tidak akan pergi ke dokter untuk memeriksakan diri Anda mengidap penyakit apa. Tapi dengan suatu perangkat semisal smartwatch akan diprediksikan kemungkinan gejala penyakit apa yang akan Anda derita nantinya, sehingga Anda bisa melakukan pencegahan sedini mungkin, bahkan sebelum terkena gejala penyakit.

Penyakit seseorang bisa diprediksikan, sehingga bisa dicegah, kehidupan seseorang jadi lebih sehat, yang sakit hanya yang melalaikan anjuran kesehatan dari teknologi ini.

Sebetulnya hal ini bukanlah ide yang baru, sudah ada sejak lama, namun berkat terobosan masa kini terutama AI hal ini sangat mungkin akan lumrah ditemui di masa yang akan datang. 

5. Computer Vision

Sebetulnya untuk Computer Vision ini google sudah lama mengenalkan teknologinya, salah satunya dalam aplikasi Android Google Lens. Istilah "Vision" di sini melibatkan sistem yang mengidentifikasi item, tempat, objek, atau orang dari gambar yang diambil menggunakan kamera atau sensor. Anda pun sudah biasa melihatnya ketika mengupload photo di sosial media, facebook misalnya, teknologi yang berbasis cloud ini mampu mendeteksi wajah seseorang. Tapi tidak hanya sampai disitu saja.

Teknologi seperti ini sudah diterapkan untuk mendapatkan informasi yang lebih detil terkait objek yang diambil. Apabila Anda ingin mengetahui informasi dari suatu benda Anda cukup menggunakan smartphone dan menginstall aplikasi semacam Google Lens misalnya untuk mengetahui informasi detil terkait objek yang Anda ambil gambarnya. Computer Vision tentunya tidak akan berhenti sampai situ, beberapa perusahaan mengembangkannya untuk mendeteksi kerusakaan dari suatu produk atau peralatan. Ada perusahaan yang menerapkannya di Bandara, tanpa perlu capek mengantri, cukup mendeteksi wajah menggunakan kamera yang di tempel di semua dinding-dinding Bandara, proses administrasi dilakukan secara background. Seorang penumpang bisa langsung naik pesawat karena telah memiliki status access granted, atau yang semisalnya. Luar biasa!

Computer Vision tentunya memiliki Machine Learning yang akan membantu banyak orang, orang yang tuna netra dengan Computer Vision bisa mengetahui apa yang ada di hadapannya, berapa jumlah uang yang di pegangnya, dan banyak lagi. Sepertinya penglihatan yang ada pada Daredevil akan hadir pada pengidap tuna netra, di masa yang akan datang. Tentunya dengan sedikit berbeda dalam penyajiannya.

6. Extended Reality

Saya jamin Anda sudah pernah merasakan teknologi seperti Augmented Reality. Hanya dengan Smartphone yang disorotkan ke suatu kartu atau bidang, objek digital di hadirkan ke dalam dunia nyata dengan melihatnya melalui layar smartphone. Sebagai contoh AR (Augmented Reality) adalah game pokemon. Dalam dunia nyata Anda bisa berinteraksi dengan dunia digital melalui smartphone.

Kemudian adalagi teknologi VR (Virtual Reality) yang juga lumrah di temui, untuk bisa merasakan VR paling tidak Anda harus menggunakan VR Box, sehingga dapat mencicipi sentuhan dunia simulasi, Anda di bawa ke dunia digital lebih dalam. Sebagai contohnya dengan Virtual Box Anda bisa merasakan Roller Coaster dalam bentuk simulasi. Saking terasa nyatanya tidak heran jantung berdegup lebih kencang.

Nah selain kedua itu ada penggabungannya yakni Mixed Reality perpanjangan teknologi dari Augmented Reality. Tidak hanya masuk ke dalam dunia digital, tapi Anda juga bisa berinteraksi di dalamnya. Nah di masa depan MR ini akan menjadi Extended Reality. Dan semakin sering ditemui di sekitaran.

Apabila Anda melihat salah satu adegan dalam film animasi Cars 3, seorang mobil pembalap tidak perlu turun kelapangan berlatih untuk mendapatkan kecepatan yang maksimal, cukup di dalam studio saja. Namun dampaknya jelas terasa di dunia nyata. Dengan nilai yang sama.

Di masa depan jika Anda menginginkan skill menerbangkan helikopter, tidak perlu lagi datang secara fisik ke kelapangan untuk mendapatkan keahlian tersebut, cukup memanfaatkan Extended Reality, dan simulasinya akan hadir di kamar Anda. Contoh lainnya misalnya Kursus memasak secara simulasi akan hadir di kamar Anda memanfaatkan Virtual Reality Box. Dan Anda bisa dikatakan lulus setelah menempuh sederetan ujian dan penilaian kelulusan. Tentunya secara Digital. Semuanya akan hadir di kamar Anda, tanpa perlu pergi kemana-mana.

7. Teknologi Blockchain

Teknologi gila yang lainnya adalah Teknologi Blockchain, yang dianggap terlalu lebay oleh beberapa perusahaan yang saat ini masih eksis, yang apabila tidak move on dipastikan akan tenggelam. Teknologi ini akan mematikan model bisnis yang diadopsi oleh startup-startup yang sedang berkembang pada saat ini, semacam gojek, grab, airbnb dan lain-lain apabila tidak mengganti model bisnisnya di masa yang akan datang. Seperti apakah teknologi BlockChain? Teknologi BlockChain ini bertumpu kepada pemahaman Anda yang sebelumnya sudah ada mengenai transaksi dalam proses bisnis tradisional.

Sebagai contohnya penjualan tiket online kereta api, ketika seseorang memesan tiket kereta secara online, dalam proses bisnis yang ada saat ini ada perantaranya, dimana transaksi di handle oleh pihak ke tiga. Yang mana pihak ketiga ini mendapatkan fee dari transaksi. Anggaplah misalnya Anda akan pergi ke sukabumi dan membeli tiket secara online. Nah ada pihak ke tiga yang menanganinya, misalnya harga tiketnya adalah 50rb, namun karena transaksinya masih di handle oleh pihak ke tiga, dan pihak ketiga ini membebankan kepada penumpang, harus membayar biasa adminitrasi sebesar 10rb misalnya. Sehingga Anda harus membayar 60rb rupiah untuk mendapatkan tiket secara online.

Kedepannya tidak akan ada pihak ke tiga dalam proses transaksi. Contoh lain misalnya amazon, seorang penulis buku hanya mendapatkan royalti ketika bukunya di jual di amazon. Tentunya sangat merugikan penulis bukan? Royalti itu hanya sekian persen saja. Dengan teknologi blockchain transaksi penjualan buku bisa dilakukan tanpa melibatkan Amazon, cukup memanfaatkan fasilitas seperti GoodReads saja, transaksi dihandle oleh Teknologi Blockchain, karena penulis akan mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat, sehingga harga ebooknya bisa dibuat jauh lebih murah. 

Dampak secara kebetulannya adalah Anda bisa mengetahui transaksi apa saja yang Anda lakukan dalam 10 tahun terakhir. Melakukan perjalanan kemana saja, membeli buku apa. Tanpa perlu satu persatu aplikasi demi aplikasi.

Teknologi Blockchain menghasilkan tidak ada lagi biaya admin transaksi,namun cukup sekali bangun infrastrukturnya. Untuk lebih jelas mengenai cara kerja teknologi blockchain Anda bisa mengunjungi https://www.barantum.com/blog/blockchain-adalah/ Begitulah daftar teknologi yang akan menghiasi kehidupan Anda yang akan datang sebentar lagi, yang satu persatu sudah mulai bisa Anda lihat di sekitaran Anda, atau mungkin Anda telah menggunakannya? Kedepannya akan lebih luar biasa lagi.

Semoga info ini bermanfaat, silahkan share jika dirasa sangat direkomendasikan. Terima kasih banyak.

Dari berbagai sumber.

Loka Dwiartara
Ilmuwebsite

 

Artikel Terkait :