logo

7 URL Shortener Asli Indonesia Yang Oke Bingits

Arsip IlmuWebsite
Senin, 23 Januari 2017 � 06.05 WIB 2 menit baca 1x dibaca
Bagi Anda yang biasa memanfaatkan sosial media untuk kegiatan marketing, yang pada akhirnya mendapatkan konversi berupa trafic ke halaman website yang dituju tentunya sudah sangat sering sekali menggunakan layanan semacam URL Shortener seperti bitly adfly dan lain sebagainya. Selain mampu mempersingkat URL yang panjang menjadi pendek, URL Shortener juga mampu menghindari website masuk ke dalam kategori spamming. Sebagai contohnya, ketika Anda posting url asli sebuah website di facebook misalnya, ada saja user yang merasa risih ketika di tag oleh Anda, bukannya men-untag malahan user tersebut menganggap website yang Anda posting urlnya di facebook sebagai website spamming, ini tentunya malapetaka jika Anda sang pemilik website. Nah biasanya solusinya adalah menggunakan url shortener. Di samping hal yang dijelaskan tadi URL SHortener bagi sebagian orang bisa dijadikan sebagai pendatang income, dan dari sini saya tidak akan jelaskan lebih dalam lagi perihal URL Shortener. Ada beberapa URL Shortener yang sangat sering digunakan oleh marketer maupun blogger netter Indonesia, diantaranya ada bit.ly, adf.ly dan lain sebagainya ... Namun daripada meramaikan yang sudah ramai, lebih baik kita menggunakan hasil karya bangsa sendiri. Yang tentunya tidak kalah hebatnya dengan layanan sejenis buatan luar negeri. Diantaranya ... 1. s.id 2. lihat.link 3. jamur.us 4. muat.in 5. shtme.co 6. cukur.ga 7. linki.id Disamping bermanfaat untuk memendekan URL, penyedia jasa URL Shortener yang telah disebutkan diatas juga memberikan keuntungan lain berupa komisi karena telah menggunakan layanan tersebut dalam proses redirect url, komisi berupa uang maupun berupa pulsa. Bagaimana cara kerjanya? Silahkan Anda explorasi. Semoga bermanfaat. Salam. Ilmuwebsite.com
LD
Penulis
Loka Dwiartara

Saya membantu orang non-IT yang punya ide dan laptop agar bisa membangun aplikasi sederhana dengan bantuan AI, tanpa latar belakang IT, tanpa harus belajar coding dari nol.

Artikel Terkait