3 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli Drone

3 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli Drone


Banyak manfaat yang didapat ketika Anda memiliki drone, beberapa di antaranya seperti kemudahan dalam mendokumentasi, melakukan pemetaan, melengkapi kebutuhan keamanan dan militer, hingga melakukan hobi yang disukai, yang umumnya berupa fotografi.

Kehadiran drone memang sudah terbukti mampu dalam membantu berbagai aspek, namun masalahnya banyak orang yang tidak tahu drone seperti apa yang cocok untuk mereka, sehingga banyak orang yang tidak bisa mengoperasikan drone yang dimiliki atau bisa dikatakan menghabiskan dana secara percuma.

Tutorial : "Jurus Terlarang Website Bot Development, Cara Otomatisasi Semua Pekerjaan Online Tanpa Operator"
Studi kasus membuat 5 jenis Web Bot. 1. Bot kirim pesan masal dan autoposting di Instagram, 2. bot pencari pasukan reseller di Tokopedia, 3. pencari buyer di Bukalapak, 4. Mengumpulkan No HP di OLX, 5. Bot Kirim Pesan Masal Whatsapp . Penjualan terbatas, ditutup jika sudah mencapai kuota. Lengkapnya kunjungi store.ilmuwebsite.com)


Supaya Anda tidak salah pilih dan memiliki drone yang sesuai keahlian, artikel ini akan membahas 3 hal yang perlu Anda ketahui sebelum membeli drone, khususnya bagi Anda yang masih pemula. Beberapa di antaranya adalah:

1. Ketahui Jenis-Jenis Drone

Langkah awal yang dapat dapat Anda lakukan sebelum membeli drone adalah dengan mengetahui jenis-jenis drone yang ada di pasaran.

Secara umum drone yang dijual terdiri dari beberapa jenis, yakni RTF, BNF, PNP dan ARF. Penjelasannya dapat dilihat di bawah ini:

  • RTF: Drone RTF atau ready to fly (siap untuk diterbangkan) adalah drone yang paling mudah saat dipakai. Ini dikarenakan drone ini hanya membutuhkan beberapa pengaturan seperti pengisian daya baterai yang cukup atau memasang baling-baling supaya bisa terbang. Sejauh ini drone RTF dianggap sebagai drone yang paling ramah digunakan untuk pemula, meskipun terbilang lebih mahal dibandingkan dengan jenis drone lainnya.
  • BNF: Drone BNF atau bind and fly (rangkai dan terbangkan) adalah drone yang dirakit secara lengkap namun belum memiliki kontroler. Drone ini dapat terbang selama transmitter dan receiver berada di dalam frekuensi yang sama. Drone BNF adalah drone yang cocok digunakan untuk pengguna mahir, yang sudah bisa memilih transmitter yang mereka sukai.
  • PNP: Drone PNP atau plug and play adalah drone yang tidak dilengkapi dengan transmitter dan receiver, namun kelebihannya drone PNP adalah drone yang paling murah dibanding jenis lainnya.
  • ARF: Drone ARF atau almost ready to fly (hampir siap untuk terbang) adalah drone yang membutuhkan banyak perakitan untuk bisa terbang. Drone ini biasanya digunakan untuk orang yang sudah terampil dan mereka yang hobi balap drone.

2. Pelajari Drone Terlebih Dahulu

Mempelajari drone penting dilakukan sebelum membeli. Salah satu cara yang dapat dipilih adalah dengan membeli drone dengan harga paling murah, agar mampu belajar menggunakan drone, khususnya dalam memainkan sensor.

Sensor drone yang berupa GPS penting untuk dipelajari sebelum Anda membeli drone. Hal ini dikarenakan ketika Anda sudah mempelajari sensor, maka akan dengan mudah Anda mengoperasikan drone dan tentunya drone Anda akan terhindar dari tabrakan.

Selain itu, drone yang disarankan adalah drone mini, yang dikarenakan drone ini biasanya lebih mudah diterbangkan dibandingkan dengan ukuran drone yang besar.

3. Ketahui Komponen Penting dalam Drone

Banyak drone yang dijual secara terpisah atau menjadi satu kesatuan. Hal yang paling penting adalah ketahui berbagai spesifikasi komponen penting yang ada dalam drone agar dapat mengoperasikannya dengan lancar, beberapa komponen penting itu adalah kamera, GPS, dan baterai.

Kamera pada drone yang ingin dibeli haruslah sesuai dengan keinginan, apalagi untuk Anda yang berprofesi sebagai jurnalisatau orang yang sering melakukan pemotretan. Selain mengetahui spesifikasi kamera, Anda juga harus bisa memasang sendiri kamera pada drone yang Anda miliki.

GPS adalah komponen kedua yang harus diperhatikan. Anda bebas memilih apakah drone harus memiliki GPS atau tidak. Bila Anda memilih drone dengan GPS, setidaknya Anda dapat melakukan banyak hal seperti melakukan lock posisi ketika drone mengudara, atau membantu drone kembali pada posisi semula atau return to home.

Terakhir adalah baterai drone. Proses pengisian baterai drone pada umumnya cukup lama, yakni dari 1-3 jam, namun memiliki daya terbang yang hanya berkisar 8-15 Menit. Untuk itu penting bagi Anda untuk membeli baterai cadangan atau membeli drone yang memiliki komponen baterai yang tahan lama, sehingga Anda dapat dengan lancar menerbangkan drone yang Anda miliki.

 

Penutup

Hal lain yang harus diperhatikan sebelum membeli drone adalah dengan mengetahui berbagai fitur yang ada di dalamnya. Sebagai contoh adanya fitur auto take off atau auto landing. Fitur ini sangat disarankan untuk Anda, karena pengoperasian drone menjadi lebih mudah dengan adanya fitur tersebut,

Di samping fitur, Anda juga harus tahu seberapa besar jarak jangkauan drone. Ini menjadi penting karena semakin dekat jarak jangkauan, maka akan semakin mudah digunakan oleh Anda khususnya bila masih pemula. Cek jarak jangkau yang ada pada drone sebelum Anda membelinya.

Demikian 3 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli Drone, perhatikan tips-tips tersebut agar bisa mendapatkan drone yang sesuai dengan keinginan dan keahlian Anda.

 

 

Artikel Terkait :