<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tutorial Belajar Website PHP MySQL ASP.Net Photoshop Coreldraw Flash Template &#187; Tutorial Jaringan</title>
	<atom:link href="http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ilmuwebsite.com</link>
	<description>Webmaster Resource Center</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 07:25:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>DNS Awari : Blokir Situs Porno dan Konten Berbahaya</title>
		<link>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/dns-awari-blokir-situs-porno-dan-konten-berbahaya</link>
		<comments>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/dns-awari-blokir-situs-porno-dan-konten-berbahaya#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 17:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Loka Dwiartara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Dalam tutorial jaringan komputer kali ini penulis coba akan bahas DNS Awari. Mungkin beberapa dari anda ada  yang belum mengetahui info akan adanya DNS khusus dari Awari yang menangani filter web porno dan konten-konten berbahaya. Meskipun info ini telah ada beberapa bulan yang lalu namun penulis akan coba mendokumentasikannya, mudah-mudahan bermanfaat bagi anda yang belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <div><img style="float: left; margin: 6px;" height="210" width="210" src="http://4.bp.blogspot.com/_TEdV8_Ig6RM/SczOCcyYB6I/AAAAAAAACOA/5lhd9hg7n00/s320/awari.jpg" title="DNS Awari : Blokir Situs Porno dan Konten Berbahaya tutorial jaringan web desain grafis" alt="DNS Awari : Blokir Situs Porno dan Konten Berbahaya tutorial jaringan web desain grafis" />Dalam <a href="http://www.ilmuwebsite.com/jaringan/">tutorial jaringan komputer</a> kali ini penulis coba akan bahas DNS Awari. Mungkin beberapa dari anda ada  yang belum mengetahui info akan adanya DNS khusus dari Awari yang menangani filter web porno dan konten-konten berbahaya. Meskipun info ini telah ada beberapa bulan yang lalu namun penulis akan coba mendokumentasikannya, mudah-mudahan bermanfaat bagi anda yang belum mengetahuinya. <br />
<span id="more-688"></span><br />
Cara pemblokiran situs porno dan konten berbahaya sangat mudah, tinggal masuk ke dalam Control Panel | Network Connections kemudian gunakan IP DNS Awari di bawah ini untukdi masukkan ke dalam Preferred DNS dan Secondary DNS pada TCP/IP Properties. </div>
<div></div>
<div>203.34.118.10</div>
<div>203.34.118.12</div>
<div></div>
<div>Berikut adalah konfigurasi untuk sistem operasi lain :</div>
<div></div>
<div>cara mengkonfigurasi DNS untuk windows XP </div>
<div><a target="_blank" rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3624315/dns-windows-xp.pdf">http://www.ziddu.com/downloadlink/3624315/dns-windows-xp.pdf</a></div>
<div></div>
<div>cara mengkonfigurasi DNS untuk Linux dengan koneksi ADSL</div>
<div><a target="_blank" rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3624317/dns-linux-adsl.pdf">http://www.ziddu.com/downloadlink/3624317/dns-linux-adsl.pdf</a></div>
<div></div>
<div>cara mengkonfigurasi DNS untuk MacOS</div>
<div><a target="_blank" rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3624316/dns-mac.pdf">http://www.ziddu.com/downloadlink/3624316/dns-mac.pdf</a></div>
<p></p>
<div>Selamat Mencoba.</div>
<div style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;" id="_mcePaste">Selamat Mencoba.</div>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/dns-awari-blokir-situs-porno-dan-konten-berbahaya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows</title>
		<link>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sharing-internet-untuk-2-pc-dengan-bridge-windows</link>
		<comments>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sharing-internet-untuk-2-pc-dengan-bridge-windows#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 01:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Loka Dwiartara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Tutorial Jaringan kali ini erat sekali hubungannya dengan tutorial penulis sebelumnya, yakni mengenai “Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross”, sehingga sebelum membaca artikel ini lebih lanjut, penulis sarankan untuk membaca artikel tersebut. Bagi seorang yang memiliki akses internet di rumah mungkin pernah menemui kasus seperti bagaimana caranya membagi koneksi internet hanya untuk 2 pc. Bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p><img class="caption" src="http://www.kmmpt.com/zineilmuwebsite/tutorial/bridge/koneksibridge.jpg" border="0" hspace="2" vspace="2" width="483" height="140" title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /><br /> Tutorial Jaringan kali ini erat sekali hubungannya dengan tutorial penulis sebelumnya, yakni mengenai “Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross”, sehingga sebelum membaca artikel ini lebih lanjut, penulis sarankan untuk membaca artikel tersebut. <br /><span id="more-598"></span> Bagi seorang yang memiliki akses internet di rumah mungkin pernah menemui kasus seperti bagaimana caranya membagi koneksi internet hanya untuk 2 pc. Bisa saja menggunakan switch atau hub, kemudian memasangkan kabel modem adsl ke dalam switch atau hub tersebut kemudian membagi koneksi berdasarkan topologi jaringan star. Penulis rasa ini hanya menghabiskan resource saja, dan dana yang keluar tentunya lebih besar lagi. Kira-kira gambarannya adalah seperti ini : </p>
<p> <img src="http://www.kmmpt.com/zineilmuwebsite/tutorial/bridge/koneksibiasa.jpg" border="0" title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p> Dibutuhkan satu buah switch, sekitar beberapa minggu yang lalu penulis cek harga hub 8 port itu sekitar Rp 250 ribu. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /> , dan dibutuhkan 2 kabel jenis strike, di tambah 4 buah RJ 45, hmmm&#8230; berapa kira-kira dana yang habis di keluarkan ?? Kurang lebih sekitar Rp 270 ribu. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" />   Mungkin bisa kurang. Tergantung yang jual temen atau bukan. Harga temen sekitar &#8230; Lah jadi jualan ?? <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /> ~~ <br /> Beda halnya jika kita menggunakan topologi bus yang hanya membutuhkan satu buah lan card tambahan, dipasang pada salah satu pc, dan satu buah kabel jenis cross, tentunya bisa meminimalisir biaya yang akan dikeluarkan, satu buah lan card harganya sekitar Rp 45 ribu. Sisanya bisa dipakai untuk pedi cure dan medi cure &#8230; <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /> ~~  Ya, kira-kira gambaran dari topologi bus yang dapat meminimalisir pengeluaran, seperti ini : </p>
<p> <img src="http://www.kmmpt.com/zineilmuwebsite/tutorial/bridge/koneksibridge.jpg" border="0" title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p> Hanya dibutuhkan satu buah lancard tambahan, dan satu buah kabel cross. Lan card tambahan dipasang di salah satu pc, dan pc ini harus terhubung secara langsung ke modem adsl, seperti pada gambar di atas. Dengan kata lain, 2 lan card inilah yang nantinya akan dijadikan sebagai bridge. Perlu diketahui bridge dalam windows XP biasanya hanya memiliki satu alamat IP. <br /> Penulis tegaskan kembali, teknik yang satu ini berbeda dengan teknik ketika anda membuat dial connection type PPoE (biasanya digunakan pada broadband ADSL). Dial connection langsung dari PC berakibat  pc yang mendial connection tersebut akan memiliki IP Public. Nah itu adalah alasan penulis membuat artikel ini. Dengan kata lain, pada teknik ini yang memiliki ip public nantinya adalah si modem itu sendiri. Bukan PC yang melakukan Dialing connection. PC di sini hanya berfungsi sebagai bridge saja. Bukan mendial connection. <br /> Setelah terpasang jaringan seperti pada gambar, langkah selanjutnya adalah menyetting komputer yang memiliki 2 lan card tersebut. </p>
<p> 1.    Klik Start &gt; Run &gt; ketik Regedit [enter]<br /> 2.    Masuk ke : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters<br /> 3.    Ubahlah Nilai dari “IPEnableRouter” menjadi 1<br /> 4.    Tutup Regedit.<br /> 5.    Restart PC.<br /> Langkah selanjutnya adalah membuat bridge dari 2 LAN Card pada pc tersebut. Caranya adalah, masuk ke Control Panel ? Network Connection, kemudian klik kanan dan pilih bridge connection. </p>
<p> <img src="http://www.kmmpt.com/zineilmuwebsite/tutorial/bridge/klikkanan.jpg" border="0" title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p> Tunggu sebentar hingga terdapat 1 koneksi baru, yaitu network bridge. </p>
<p> <img src="http://www.kmmpt.com/zineilmuwebsite/tutorial/bridge/networkbridgebaru.jpg" border="0" title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p> Kemudian klik kanan Network Bridge tersebut, pilih properties, pada adapters centang 2 lancard yang akan dijadikan bridge, </p>
<p> <img src="http://www.kmmpt.com/zineilmuwebsite/tutorial/bridge/properties.jpg" border="0" title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p> pada This Connection Use the following items, pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian klik button Properties. Untuk pengisian IP Address, di haruskan 1 class dengan modem adsl, pada gambar ini terlihat, PC yang di jadikan Bridge mempunyai IP, 192.168.1.2, dan Modem ADSL sebagai Gatewaynya adalah 192.168.1.1, Preferres DNS server di sini adalah DNS milik ISP.</p>
<p>  <img src="http://www.kmmpt.com/zineilmuwebsite/tutorial/bridge/tcpip.jpg" border="0" title="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p> Selesai kemudian Ok. </p>
<p> Selanjutnya adalah settingan pada client, yakni di haruskan untuk menggunakan IP Class yang sama dengna bridge, anda bisa menggunakan 192.168.1.3 – 192.168.1.254, dengan Default Gatewaynya mengarah kepada Bridge, yakni 192.168.1.2, dan DNS Server mirip dengan propertiesnya bridge. Ya, selesai, anda sudah dapat menggunakan fasilitas bridge ini untuk berinternet ria. </p>
<p> Terima Kasih. </p>
<p> Greetz : b_scorpio, abuzahra, peterpanz, kandar, phii_, syahrilrohman, ivan, dr.emi, safril, hg_, rux, d2n, dent_, minangmedia, riezno, Lapak-online Team!</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sharing-internet-untuk-2-pc-dengan-bridge-windows/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross</title>
		<link>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/koneksi-2-pc-menggunakan-kabel-cross</link>
		<comments>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/koneksi-2-pc-menggunakan-kabel-cross#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 01:13:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Loka Dwiartara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Seorang gila jaringan mungkin ada yang sampai hati untuk membawa-bawa kabel utp jenis crossing lengkap dengan laptop dalam tas gendongnya setiap saat. Penulis pun pernah dalam kondisi seperti itu. Biasanya hal ini terjadi karena orang gila jaringan tersebut selalu ingin melakukan pekerjaan di berbagai tempat dengan 2 PC sekaligus. . Walaupun pada saat sekarang ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p><img class="caption" src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/2ujung.jpg" border="2" hspace="2" vspace="2" width="185" height="150" align="left" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" />Seorang gila jaringan mungkin ada yang sampai hati untuk membawa-bawa kabel utp jenis crossing lengkap dengan laptop dalam tas gendongnya setiap saat. Penulis pun pernah dalam kondisi seperti itu. Biasanya hal ini terjadi karena orang gila jaringan tersebut selalu ingin melakukan pekerjaan di berbagai tempat dengan 2 PC sekaligus. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /> . Walaupun pada saat sekarang ada sebuah alat yang tidak repot dan tidak dapat digunakan untuk membelitkan leher. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /> . Yakni USB Wlan. Namun ada kondisi yang tidak memungkinkan untuk dapat menggunakan usb wlan, seperti kondisi ekonomi kantong tipis orang gila jaringan tersebut, walaupun hanya mengeluarkan beberapa lembar uang kertas untuk membelinya, tapi tetap saja ini adalah inti permasalahannya, dan berbagai kendala lainnya. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /> <br /><span id="more-597"></span><br />Dari situlah tutorial ini berawal, sebelum dapat mengkoneksikan 2 PC menggunakan kabel crossing ada beberapa hal yang dibutuhkan diantaranya : <br />- Tang kerimping<br />- 2 buah RG 45 <br />- Kabel UTP 5e dengan panjang secukupnya, sesuai dengan selera anda<br />- 2 buah PC yang akan dikoneksikan. </p>
<p>Pertama lepaskan shield kabel ( pelindung kabel biasanya bewarna abu -abu ) beberapa centimeter ( 2 cm), dengan memotong shield tersebut menggunakan tang kerimping, kemudian lurus-luruskan kabel-kabel yang berwarna-warni tersebut, kemudian urutkan kabel berdasarkan pewarnaannya di salah satu ujung kabel UTP tersebut. Urutannya adalah sebagai berikut : <br /><img src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/rj45-straight.jpg" border="0" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>Ini adalah urutan kabel straight, sehingga untuk ujung kabel yang lain urutan pewarnaan kabel tersebut harus berbeda dengan urutan ujung kabel straight ini, inilah yang dinamakan dengan kabel cross, urutan ujung kabel cross adalah seperti ini : <br /><img src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/rj45-cross.jpg" border="0" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>Sehingga di kedua ujung kabel tersebut memiliki urutan warna yang berbeda satu sama lainnya. <br /><img src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/2ujung.jpg" border="0" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>urutan lengkapnya seperti ini …<br /><img src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/crosscable.jpg" border="0" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>Nah dari sini anda siap mengkoneksikan 2 PC tersebut. <br />Di windows untuk melakukan koneksi 2 PC sama halnya dengan mengkoneksikan PC dengan topologi jaringan yang sering ditemui, biasanya topologi jaringan itu adalah star di mana di pertengahannya biasa ditemui menggunakan hub ataupun switch. Hal yang harus dilakukan untuk mengkoneksikan kedua PC di windows adalah sebagai berikut : </p>
<p>PC Pertama<br />Masukkan ke network connection di control panel  : <br />Start menu | run | control panel </p>
<p>Setelah itu masuk ke bagian Network Connections<br />Kemudian pilih Local Area Network Connection <br /><img src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/controlpanel.JPG" border="0" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>Klik kanan Local Area Network Connection, pilih properties <br /><img src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/klikcontrol.JPG" border="0" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>Di kotak dialog Local Area Network Connection Properties, di bagian tab General pilih Internet Protocol ( TCP/IP ) Kemudian Klik Properties <br /><img src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/localproperties.JPG" border="0" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>Setelah itu masukkan IP Addressnya 192.168.1.2, kemudian Netmasknya 255.255.255.0<br /><img src="http://www.unair.info/ilmuwebsite/jaringan/internetproperties.JPG" border="0" title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" alt="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>Setelah itu klik button OK, kemudian Close</p>
<p>Nah untuk PC yang kedua tahapnya sama saja dengan yang diatas namun Alamat IP Addressnya berbeda dengan PC yang sebelumnya, anda dapat mengisinya dengan 192.168.1.1 atau dengan IP 192.168.1.x yang lain, terserah anda. Dengan catatan netmasknya harus sama dengan pc yang sebelumnya yakni 255.255.255.0</p>
<p>Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi network setup wizard untuk kedua PC tersebut, agar keduanya dapat saling terhubung sebagai satu workgroup. </p>
<p>Setelah selesai, lakukan ping dari salah satu PC tersebut ke PC lainnya&#8230; Jika tampilannya seperti ini maka PC anda telah terhubung satu sama lainnya.</p>
<p>C:\Documents and Settings\Al-k&gt;ping 192.168.1.1</p>
<p>Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data:</p>
<p>Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time&lt;1ms TTL=128<br />Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time&lt;1ms TTL=128<br />Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time&lt;1ms TTL=128<br />Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time&lt;1ms TTL=128</p>
<p>Ping statistics for 192.168.1.1:<br />    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),<br />Approximate round trip times in milli-seconds:<br />    Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms</p>
<p>Selamat &#8230; <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross tutorial jaringan web desain grafis" /> </p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/koneksi-2-pc-menggunakan-kabel-cross/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet</title>
		<link>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/konfigurasi-linux-sebagai-gateway-internet</link>
		<comments>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/konfigurasi-linux-sebagai-gateway-internet#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 01:10:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Loka Dwiartara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Di tutorial jaringan komputer kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet. Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/CFGJGK%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" border="0" title="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" alt="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" /><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/CFGJGK%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" border="0" title="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" alt="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" />
<p class="MsoNormal"><span><img class="caption" src="http://www.unair.info/images/designnetwork.jpg" border="0" hspace="2" vspace="2" width="429" height="150" title="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" alt="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" /><br /></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Di </span><a target="_blank" href="http://www.unair.info/" target="_self">tutorial jaringan komputer</a> <span>kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet. </span></p>
<p><span id="more-596"></span>
<p class="MsoNormal"><span>Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi </span><span style="font-size: 10.5pt; color: black">sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. ( Andino-Kamus TI – Ilmukomputer.com )</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Gateway inilah yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan jaringan public yaitu internet. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebagai catatan dalam percobaan ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru pertama kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP Static. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" />  . Ini nyata.) </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebelumnya paket yang kita butuhkan adalah : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tapi setahu penulis paket tersebut sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui apakah pake tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root : </span></p>
<p style="text-align: justify" class="MsoNormal"><strong><span>root@alk.root#rpm -qa<span>  </span>| grep pppoe</span></strong></p>
<p style="text-align: justify" class="MsoNormal"><span>rp-pppoe-3.5-27</span></p>
<p style="text-align: justify" class="MsoNormal"><span>Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti membutuhkan 2 ethernet card nantinya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Yupz, langsung aja kita menuju pokok pembahasannya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Langkah awal yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah terdetek dengan baik:</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>root@alk.root#ifconfig</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>eth0<span>      </span>Link encap:Ethernet<span>  </span>HWaddr 00:0C:29:EE:71:11</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>inet addr:192.168.1.1<span>  </span>Bcast:192.168.1.255<span>  </span>Mask:255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>UP BROADCAST RUNNING MULTICAST<span>  </span>MTU:1500<span>  </span>Metric:1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>collisions:0 txqueuelen:1000</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>RX bytes:6938 (6.7 KiB)<span>  </span>TX bytes:10092 (9.8 KiB)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>       </span><span>   </span>Interrupt:10 Base address:0&#215;1080</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>eth1<span>    </span>Link encap:Ethernet<span>  </span>HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>inet addr:192.168.100.1<span>  </span>Bcast:192.168.100.255<span>  </span>Mask:255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>UP BROADCAST RUNNING MULTICAST<span>  </span>MTU:1500<span>  </span>Metric:1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>TX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>collisions:0 txqueuelen:1000</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>RX bytes:0 (0.0 b)<span>  </span>TX bytes:1796 (1.7 KiB)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>  </span><span>        </span>Interrupt:9 Base address:0&#215;1400</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>lo<span>        </span>Link encap:Local Loopback</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>inet addr:127.0.0.1<span>  </span>Mask:255.0.0.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>inet6 addr: ::1/128 Scope:Host</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>UP LOOPBACK RUNNING<span>  </span>MTU:16436<span>  </span>Metric:1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>collisions:0 txqueuelen:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>          </span>RX bytes:2190 (2.1 KiB)<span>  </span>TX bytes:2190 (2.1 KiB)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Yup, jika anda mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika tidak ? Silahkan googling <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" /> ~~~. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya konfigurasi tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File konfigurasi ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka, file konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara default terdapat dalam :<br /> /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Karena nantinya kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi adalah : </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0</span></strong><span> dan <strong>/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebagai contoh, konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>DEVICE=eth0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>BOOTPROTO=static</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>BROADCAST=192.168.1.255</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>HWADDR=00:0C:29:EE:71:11</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>IPADDR=192.168.1.1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>NETMASK=255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>NETWORK=192.168.1.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>ONBOOT=yes</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>TYPE=Ethernet</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>DEVICE : merupakan ethernet apa yang akan dikonfigurasi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>BOOTPROTO : status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau static.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>BROADCAST : alamat broadcast jaringan yang digunakan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>HWADDR : alamat fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>IPADDR : alamat ip yang nanti akan digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan berhubungan langsung dengan protol tcp/ip.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>NETMASK : subnet mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagi jaringan menjadi lebih kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>ONBOOT : apakah nanti akan diproses ketika BOOT ??</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dan konfigurasi eth1 yang digunakan oleh penulis :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>DEVICE=eth1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>BOOTPROTO=static</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>BROADCAST=192.168.100.255</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>HWADDR=00:0C:29:EE:71:1B</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>IPADDR=192.168.100.1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>NETMASK=255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>NETWORK=192.168.100.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>ONBOOT=yes</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>TYPE=Ethernet</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kemudian restart service network.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>root@alk.root#/etc/init.d/network restart</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebelum ke langkah selanjutnya, perlu diketahui bahwa, anda diharuskan untuk mengaktifkan mode bridge pada modem adsl. </p>
<p></span>Langkah selanjutnya adalah konfigurasi ADSL-nya : </p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>root@alk.root#adsl-setup</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span># pertama kali akan ditanyakan username yang telah diberikan oleh pihak ISP anda</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>LOGIN NAME<br />Enter your Login Name: </span><strong><span>121303xxxxxx@telkom.net</span></strong><strong><span style="font-weight: normal"><br />#device yang berhubungan langsung dengan modem adsl anda, dalam hal ini eth1</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">INTERFACE<br />Enter the Ethernet interface connected to the ADSL modem</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">For Linux, it will be ethX, where &#8216;X&#8217; is a number.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">(default eth0):</span></strong><strong><span>eth1</span></strong><strong><span style="font-weight: normal"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal"># kalo yang ini pilih no aja, karena ketika demand diaktifkan maka anda tidak bisa </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal"># menggunakan IP yang dynamic </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal"> Enter the demand value (default no): </span>no <br /><span style="font-weight: normal"># DNS yang digunakan, bagian ini bisa diisi nanti. Lewat saja.<br /># password yang diberikan oleh ISP anda, berbarengan dengan diberikannya username tadi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">PASSWORD<br />Please enter your Password:xxxxxxxx</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal"># pemberian akses kepada user untuk menjalankan/mematikan adsl  </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">USERCTRL<br />Please enter &#8216;yes&#8217; (three letters, lower-case.) if you want to allow<br />normal user to start or stop DSL connection (default yes):</span>yes</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal"># langkah berikutnya adalah berkenaan dengan firewall disini penulis memilih no 2<br />The firewall choices are:<br />0 &#8211; NONE: This script will not set any firewall rules.<span>  </span>You are responsible<br /><span>      </span>for ensuring the security of your machine.<span>  </span>You are STRONGLY<br /><span>      </span>recommended to use some kind of firewall rules.<br />1 &#8211; STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing workstation<br />2 &#8211; MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal"><span>      </span>for a LAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Choose a type of firewall (0-2):</span>2</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span># apakah akan dijalankan secara otomatis ketika boot ?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Start this connection at boot time</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Do you want to start this connection at boot time?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Please enter no or yes (default no):</span>yes<br /></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Dan selanjutnya ketik y saja untuk mensave konfigurasi diatas.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Ada</span></strong><strong><span style="font-weight: normal"> beberapa konfigurasi yang perlu dilakukan. Penulis memberikan sedikit konfigurasi tambahan yang diletakkan pada file /etc/rc.local</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>echo 1 &gt; /proc/sys/net/ipv4/ip_forward</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.1.0/24 -o ppp0</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">konfigurasi tersebut digunakan untuk meneruskan paket ip dan melakukan masquerade. Masquerade sendiri merupakan proses membagi bandwith, karena pada dasarnya isp hanya memberikan satu koneksi dengan satu ip, maka agar dapat digunakan secara beramai-ramai maka perlu dilakukan masquerade.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Selanjutnya anda tinggal menambahkan dns server yang diberikan oleh telkom pada file konfigurasi </span></strong><strong><span>/etc/resolv.conf</span></strong><strong><span style="font-weight: normal">, yang penulis gunakan adalah 202.134.0.155.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>root@alk.root#echo nameserver 202.134.0.155 &gt; /etc/resolv.conf</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>root@alk.root#cat /etc/resolv.conf</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>nameserver 202.134.0.155</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Selanjutnya anda tinggal menjalankan adsl-start. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal">Selamat bersurfing ria. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet tutorial jaringan web desain grafis" /> ~</span></strong></p>
<p>by : Al-k<br />alkemail@gmail.com<br />http://www.ilmuwebsite.com</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.unair.info/" target="_self">Tutorial Jaringan Komputer</a></p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/konfigurasi-linux-sebagai-gateway-internet/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Quota ala Speedy dengan Squish</title>
		<link>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sistem-quota-ala-speedy-dengan-squish</link>
		<comments>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sistem-quota-ala-speedy-dengan-squish#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 01:08:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Loka Dwiartara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Hufff, dah lama kita nggak ketemu. ~~ Kira-kira beberapa bulan yang lalu, saya mencoba mencicipi layanan speedy personal, dan nggak kerasa, baru sekitar 10 hari, bandwithnya sudah overquota, lebih 7 mB kalo nggak salah. Padahal penulis sendiri waktu itu hanya diberikan jatah 1 GB perbulannya. Wekzz !! Maklum penulis termasuk orang yang rakus dalam pemakaian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p><span>Hufff, dah lama kita nggak ketemu. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Sistem Quota ala Speedy dengan Squish tutorial jaringan web desain grafis" /> ~~ Kira-kira beberapa bulan yang lalu, saya mencoba mencicipi layanan speedy personal, dan nggak kerasa, baru sekitar 10 hari, bandwithnya sudah overquota, lebih 7 mB kalo nggak salah. Padahal penulis sendiri waktu itu hanya diberikan jatah 1 GB perbulannya. Wekzz !! Maklum penulis termasuk orang yang rakus dalam pemakaian bandwith. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Sistem Quota ala Speedy dengan Squish tutorial jaringan web desain grafis" /> . Download download &#8230; !!! <span> </span>Terpaksa merogok kocek saku sang mahasiswa yang notebenenya selalu bokek <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Sistem Quota ala Speedy dengan Squish tutorial jaringan web desain grafis" /> ~~~. </span><span id="more-595"></span>
<p class="MsoNormal"><span>Tapi berhubung sakunya bolong mau bagaimana lagi, terpaksa pemakaian internet di rumah di cabut. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' title="Sistem Quota ala Speedy dengan Squish tutorial jaringan web desain grafis" /> ~</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kali ini penulis mencoba untuk menjelaskan sebuah system quota ala speedy, dengan pembatasan berdasarkan waktu dan kapasitas pemakaian tentunya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kita ambil contoh : user A di berikan batas waktu pemakaian 5 jam, dan 20 MB perharinya. Walaupun sebelum 5 jam kapasitasnya sudah full maka sang user terpaksa menunggu hari berikutnya untuk bisa kembali bermain. Istilah kerennya yakni Squished. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>System quota ini menggunakan sebuah paket aplikasi tambahan, Squish. Yang penulis gunakan adalah squish versi 0.0.18.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Di tutorial ini penulis menggunakan distro fedora core 4, yang didalamnya telah terinstall paket squid. Berikut adalah peralatan yang kita butuhkan nantinya : <br /> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>gd-2.0.33-2.i386.rpm<br />perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm<br />squish-0.0.18.tar.gz</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Download dulu paket-paket di atas : <br /># wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/gd-2.0.33-2.i386.rpm<br /># wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm<br /># wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/squish-0.0.18.tar.gz</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kemudian Install paket gd-2.0.33-2.i386.rpm, dan<span>  </span>perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm<br /># rpm –ivh gd-2.0.33-2.i386.rpm<br /># rpm –ivh <span> </span>perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Setelah itu ekstrak file squish-0.0.18.tar.gz : <br /># tar –xzvf squish-0.0.18.tar.gz</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Terdapat sebuah direktori baru disana, squish-0.0.18, kemudian masuk kedalamnya, kemudian install : <br /># cd squish-0.0.18<br /># make install</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Pindah ke direktori di mana squish berada : <br /># cd /usr/local/squish/</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kemudian jalankan option run pada file squish.pl, ini dilakukan untuk membuat sebuah tampilan awal dari pemakaian bandwith : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># ./squish.pl &#8211;install</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dengan fasilitas crontab tambahkan sebuah perintah baru untuk daemon crond : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># crontab -e<br />5,10,15,20,25,30,35,40,45,50,55 * * * * /usr/local/squish/squish.cron.sh</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kemudian tekan ESC <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_mad.gif' alt=':x' class='wp-smiley' title="Sistem Quota ala Speedy dengan Squish tutorial jaringan web desain grafis" /> !</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Jalankan perintah baru tersebut untuk pertama kalinya : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># /usr/local/squish/squish.cron.sh</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kemudian kita tambahkan authentikasi ncsa_auth pada file konfigurasi squid.conf yang terletak di /etc/squid/squid.conf : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># nano /etc/squid/squid.conf<br /># baris ini ditambahkan di area authentikasi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>auth_param basic program /usr/lib/squid/ncsa_auth /etc/squid/passwd<br />auth_param basic children 5<br />auth_param basic realm Squid proxy-caching web server<br />auth_param basic credentialsttl 2 hours</p>
<p># yang ini ditambahkan pada area acl<br />acl ncsa proxy_auth REQUIRED</p>
<p># kemudian simpan <br />Setelah itu edit di bagian bawah baris kalimat ini </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>### added by squish (begin)<br /></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Menjadi seperti ini : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># acl&#8217;s for squish &#8211; autodetected, sometimes<br />acl SQUISHLOC dst ns.multimedia.com<br />acl SQUISHED1 proxy_auth -i &#8220;/etc/squid/squished&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>#acl SQUISHED2 ident<span>    </span>&#8220;/etc/squid/squished&#8221;<br />acl SQUISHED3 src<span>        </span>&#8220;/etc/squid/squished&#8221;<br />acl password proxy_auth REQUIRED</span></p>
<p class="MsoNormal"><span># Error info that says you&#8217;re squished<br />deny_info http://ns.multimedia.com/squish/?squished&#038; SQUISHED1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span># deny_info http://ns.multimedia.com/squish/?squished&#038; SQUISHED2<br />deny_info http://nd.multimedia.com/squish/?squished&#038; SQUISHED3</span></p>
<p class="MsoNormal"><span># HTTP access controls for squish</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>http_access allow SQUISHLOC<br />http_access allow password !SQUISHED1<br />http_access deny SQUISHED1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span># http_access deny SQUISHED2<br /></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>http_access deny SQUISHED3</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>### added by squish (end )</p>
<p>http_access allow ncsa</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />Kemudian, edit file konfigurasi httpd<span>  </span>: </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># nano /etc/httpd/conf/httpd.conf<br /># tambahkan baris berikut di paling bawah dari file konfigurasi tersebut :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>include /usr/local/squish/apache-squish.conf<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kemudian edit file apache-squish.conf : <br /># nano /usr/local/squish/apache-squish.conf </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Edit file tersebut menjadi seperti ini : <br />Alias /squish &#8220;/usr/local/squish/&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>&lt;Directory &#8220;/usr/local/squish/&#8221;&gt;<br />Options +ExecCGI<br />AddHandler cgi-script .cgi<br />DirectoryIndex squish.cgi<br />AllowOverride None<br />Order allow,deny<br />Allow from all<br />&lt;/Directory&gt;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span> </span>Di bagian terakhir, anda cukup membuat user yang diperbolehkan untuk mengakses internet, dengan membuat sebuah file yang berisi user yang diperbolehkan login : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># htpasswd /etc/squid/passwd mamang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Berikan permission r untuk user lain agar file /etc/squid/passwd dapat dibaca oleh apache.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span># chmod o+r /etc/squid/passwd</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kemudian restart service squid dan httpd : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># service squid restart<br /># service httpd restart </p>
<p>Untuk melakukan pembatasan pemakaian pada user, silahkan edit file konfigurasi squish.conf </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># nano /etc/squid/squish.conf </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>squish.conf:<br /># This file contains data formatted as follows:<br />#<br /># Blank lines and hashed stuff is for comments<br /># user<span>  </span>amount/period<br />#<span>       </span>bandwidth: 999[kmG]b<span>  </span>/ period: day, week, month<br />#<span>       </span>time: 999[smh]<span>     </span><span>   </span>/ period: day, week, month<br />#<br /># Whitelist entries &#8211; they can have as much as they like</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>192\.168\.99\.44<span>                </span>25h/day<br />192\.168\.97\.43<span>                </span>25h/day</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>mamang<span>     </span>12h/day 120Mb/day </span></p>
<p class="MsoNormal"><span># Poor guy:<br />root<span>            </span>1h/day<span>  </span>1Mb/day<span>    </span>2Mb/week</span></p>
<p class="MsoNormal"><span># Catchall &#8212; people and IP&#8217;s not matched by the above rules<br />.*<span>              </span>4h/day<span>  </span>20Mb/day<span>   </span>20h/week<span>     </span>100Mb/week</span></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><span>Tampilan ketika user habis masa pemakaiannya. <br /></span></p>
<p><span><img src="http://alkcool.890m.com/images/squished.jpg" border="0" title="Sistem Quota ala Speedy dengan Squish tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sistem Quota ala Speedy dengan Squish tutorial jaringan web desain grafis" /></p>
<p>Ya cukup sekian, apabila ada yang ditanyakan langsung saja ke : <br /><a target="_blank" href="mailto:alkemail@gmail.com">alkemail@gmail.com</a> <br />Greetz : b_scorpio, phi_, ryuzaki, safril, dan semua staff ilmuwebsite.com yang tidak  bisa disebutkan satu persatu <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Sistem Quota ala Speedy dengan Squish tutorial jaringan web desain grafis" /> ~~</span></p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sistem-quota-ala-speedy-dengan-squish/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Simulasi Jaringan dengan Netkit2 &#8211; bag 1 Routing</title>
		<link>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/simulasi-jaringan-dengan-netkit2-bag-1-routing</link>
		<comments>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/simulasi-jaringan-dengan-netkit2-bag-1-routing#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 08:05:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Proses Installasi Netkit2Salam.Setelah berlama-lama surfing, akhirnya saya mendapatkan aplikasi yang cocok bagi seorang admin jaringan pemula. Netkit2. Netkit menurut sang pembuatnya merupakan The poor man’s system for experimenting computer networking. Jika ditelusuri lebih jauh, memang seperti itu, sesuai fungsinya. Tapi jangan salah, biar miskin kaya akan fitur. . Emangnya Ryuzaki, miskin tapi nggak kaya. .Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p><img class="caption" src="http://unair.info/img/netkit.jpg" border="0" hspace="2" vspace="2" align="left" title="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" alt="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" /><span style="font-weight: bold">Proses Installasi Netkit2</span><br />Salam.<br />Setelah berlama-lama surfing, akhirnya saya mendapatkan aplikasi yang cocok bagi seorang admin jaringan pemula. <span style="font-weight: bold">Netkit2</span>. <span style="font-weight: bold">Netkit</span> menurut sang pembuatnya merupakan The poor man’s system for experimenting computer networking. Jika ditelusuri lebih jauh, memang seperti itu, sesuai fungsinya. Tapi jangan salah, biar miskin kaya akan fitur. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" /> . Emangnya Ryuzaki, miskin tapi nggak kaya. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" /> .<br /><span id="more-594"></span>Dan harus dibiasakan kita bekerja dalam lingkungan Linux. Saya sarankan anda menggunakan Linux Slackware 10 atau yang lebih tinggi lagi. Saya sendiri menggunakan slackware 12. Cukup ringan.<br />Sebelumnya silahkan anda mengunduh packet-packet ini terlebih dahulu, packet ini bersemayam di http://www.<span style="font-weight: bold">netkit</span>.org</p>
<p>netkit-2.4.tar.bz2<br />netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2<br />netkit-kernel-K2.2.tar.bz2</p>
<p>Setelah selesai, maka saya sarankan anda untuk menaruh packet-packet tersebut dalam directory home milik anda, sebagai contoh saya menaruhnya di home directory milik saya : </p>
<p>alk@house:/home/alk$ ls<br />&#8230;<br />netkit-2.4.tar.bz2*<br />netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*<br />netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*<br />&#8230;</p>
<p>Langsung saja anda extract packet packet tersebut &#8230;</p>
<p>alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-2.4.tar.bz2*<br />alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*<br />alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*</p>
<p>Setelah proses extract selesai, terdapat directory netkit2. Yang harus anda lakukan sekarang adalah mendaftarkan kepada pemakaman terdekat letak persemayaman netkit2. </p>
<p>export NETKIT_HOME=/home/alk/netkit2<br />export MANPATH=:$NETKIT_HOME/man<br />export PATH=$NETKIT_HOME/bin:$PATH</p>
<p>Setelah selesai maka silahkan masuk ke directory netkit2.<br />Langkah selanjutnya adalah mengecek konfigurasi tadi.</p>
<p>alk@house:/home/alk/netkit2$ ./check_configuration.sh  </p>
<p>Apabila di paling bawah ditampilkan tulisan seperti dibawah ini, maka anda telah berhasil menyemayamkan jenazah netkit2. Hi hi hi hi &#8230; </p>
<p>[ READY ] Congratulations! Your Netkit setup is now complete!<br />          Enjoy Netkit!</p>
<p>Setelah semua proses diatas selesai anda bisa bercanda, dan bermesraan dengan teman baru anda ini. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" /> ~~<br />Untuk mengetahui apakah proses installasi yang anda jalankan berhasil, lakukan percobaan seperti dibawah ini.</p>
<p>alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 &#8211;eth0=A;</p>
<p>Apabila muncul windows mini baru, silahkan maju ke langkah berikutnya.</p>
<p>Simple Router<br />Di sarankan untuk memahami konsep routing.<br />Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Dengan netkit2 anda bisa mencoba untuk mengemulasikannya.</p>
<p>Pertama anda sediakan 2 virtual pc, dan 1 router dengan 2 ethernet card.</p>
<p>alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 &#8211;eth0=A;<br />alk@house:~/netkit2$ vstart pc2 &#8211;eth0=B;<br />alk@house:~/netkit2$ vstart router1 &#8211;eth0=A &#8211;eth1=B;</p>
<p>Sebelum masing-masing komputer bisa berkomunikasi, interface dari ethernet harus dikonfigurasi terlebih dahulu.</p>
<p>Masuk ke konsole pc1</p>
<p>pc1:~# ifconfig eth0 192.168.10.5 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255</p>
<p>Kemudian masuk ke konsole pc2, dalam hal ini kita akan membuat kelas yang berbeda, karena kita akan menggabungkan 2 lan.</p>
<p>pc2:~# ifconfig eth0 192.168.20.4 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255</p>
<p>Yang anda dapatkan jika mencoba untuk melakukan ping dari pc1 ke pc2 adalah :<br />pc1:~# ping 192.168.20.4<br />Connect: Network is unreachable</p>
<p>Maka anda harus mengkonfigurasi router1 sebagai penjembatan untuk menghubungi 2 lancard yang interfacenya berbeda. Oleh karena itu pada router tersebut dibutuhkan minimal 2 ethernet card.<br />Silahkan masuk ke konsole router1</p>
<p>router1:~# ifconfig eth0 192.168.10.254 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255</p>
<p>coba anda lakukan ping ke pc1, hasilnya adalah reply dari pc1.</p>
<p>router1:~# ping 192.168.10.5<br />64 bytes from 192.168.10.5 &#8230; <br />bla bla bla bla ( capek kalo diketik semua, males kalo harus di capture <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" />  ) </p>
<p>tetapi anda akan mendapatkan komentar Network is unreachable lagi jika anda mencoba untuk melakukan ping ke pc2, karena anda belum melakukan konfigurasi ethernet interface yang berhubungan dengan pc2 tersebut. Yang harus kita lakukan adalah konfigurasi ethernet yang ke 2.</p>
<p>router1:~# ifconfig eth1 192.168.20.1 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255</p>
<p>Di sini router1 telah dapat berkomunikasi dengan pc1, dan pc2. Tetapi pc2 belum bisa berkomunikasi dengan pc1 ataupun sebaliknya. Disinilah letak router1 sebagai router untuk meneruskan packet ip dari satu jaringan ke jaringan yang lain. </p>
<p>Maka yang harus dilakukan adalah meletakkan si router1 sebagai default gateway kedua jaringan tersebut, dalam hal ini pc1 sebagai jaringan pertama, dan pc2 sebagai jariangan yang kedua.</p>
<p>Silahkan masuk ke konsole pc1, dan lakukan perintah seperti ini.</p>
<p>pc1:~# route add default gw 192.168.10.254</p>
<p>ini menjadikan interface ethernet pertama ( eth0 ) milik router sebagai gatewaynya.</p>
<p>Silahkan masuk ke konsole pc2, dan lakukan perintah seperti ini.</p>
<p>pc1:~# route add default gw 192.168.20.1</p>
<p>ini menjadikan interface ethernet kedua ( eth1 ) milik router sebagai gatewaynya.</p>
<div style="text-align: center; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif"><a target="_blank" href="http://h1.ripway.com/alk/images/routing.jpg"><img src="http://h1.ripway.com/alk/images/routing.jpg" border="0" title="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" alt="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" /></a></p>
</div>
<p>Setelah itu pc1 dan pc2 dapat berkomunikasi meskipun ip kelas mereka berbeda.<br />Hup hup hup hurray !!</p>
<p>Ya, tutorial jaringan untuk sesi ini saya cukupkan dulu. <br />Terima kasih sudah jauh-jauh nyasar kemari hanya untuk membaca tutorial butut ini. <img src='http://www.ilmuwebsite.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' title="Simulasi Jaringan dengan Netkit2   bag 1 Routing tutorial jaringan web desain grafis" /> </p>
<p>Wassalam.</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/simulasi-jaringan-dengan-netkit2-bag-1-routing/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan</title>
		<link>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sedikit-penjelasan-hardware-jaringan</link>
		<comments>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sedikit-penjelasan-hardware-jaringan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 08:02:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Sekilas mengenai hardware jaringan ===================================================== Yup, kali ini saya akan coba jelaskan sedikit gambaran mengenai fungsi dari hardware jaringan yang telah di request. Yakni Router, Switch dan Hub. Langsung aja ke bahasannya &#8230; Router : Router, digunakan untuk menyambung 2 jaringan yang berbeda. Sebagai contohnya, untuk menyambungkan antara LAN dengan Internet diperlukan adanya router sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p><font size="2"><span style="font-family: Courier New,Courier,mono; font-weight: bold">Sekilas mengenai hardware jaringan</span><br /> </font>=====================================================</p>
<p> Yup, kali ini saya akan coba jelaskan sedikit gambaran mengenai fungsi dari hardware jaringan yang telah di request. Yakni Router, Switch dan Hub. Langsung aja ke bahasanny<font size="2"><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">a &#8230; </span><br /> </font><span id="more-593"></span><font size="2"><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><span style="font-weight: bold; text-decoration: underline">Router</span><span style="text-decoration: underline"> </span>: Router, digunakan untuk menyambung 2 jaringan yang berbeda.</span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> Sebagai contohnya, untuk menyambungkan antara LAN dengan Internet </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">diperlukan adanya router sebagai jembatan dari 2 jaringan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">Kedudukan router biasanya diletakkan sesudah modem, kira-kira</span> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">gambarannya adalah seperti ini.</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">      ___________     ___________     ___________     ___________</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">     |          |    |          |    |          |    |          |</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">     | Internet |&#8212;-|  Modem   |&#8212;-|  Router  |&#8212;-|   LAN    | </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">     |__________|    |__________|    |__________|    |__________|</span></p>
<p> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">        <img src="http://assistenza.tiscali.it/networking/pratica/lan_router/img/router_hub.gif" border="0" title="Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan tutorial jaringan web desain grafis" /></span></p>
<p> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">Router yang digambarkan diatas berfungsi sebagai gateway, sekaligus firewall.</span></p>
<p> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><span style="font-weight: bold; text-decoration: underline">Gateway </span>: Gerbang penantian menuju internet. Masing-masing client/workstation</span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> dalam jaringan melewati gateway terlebih dahulu untuk menuju internet.</span> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">Bisa digambarkan seperti ini :</span></p>
<p> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">         ___________     __________________     ___________    </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">         |          |    |                 |    |          |  </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">         | Internet |&#8212;-| WS1 as Gateway1 |&#8212;-| WS Lain  | </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">         |__________|    |_________________|    |__________|   </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">                                  |</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">                                  |</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">                             _____|____ </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">                            |          |</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">                            | WS Lain  |</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">                            |__________| </span></p>
<p> </font>
<div style="text-align: center"><font size="2"><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><img src="http://www.usd.edu/trio/tut/start/gif/gateway.gif" border="0" title="Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan tutorial jaringan web desain grafis" /></span></font> </div>
<p> <font size="2"><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><span style="font-weight: bold"><span style="text-decoration: underline">Firewall</span> : </span>Biasanya dipasang diantara internet dan router. Firewall berfungsi </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">sebagai tembok keamanan untuk jaringan dalam [ LAN ]. </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">Didalamnya biasanya terdapat fasilitas, firewall, logging, snort. etc.</span></p>
<p> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><br /> Contoh router phisik multifungsi seperti itu adalah Cisco Router.</span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> Tetapi saya lebih cenderung memakai alternatif router </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">yaitu menggunakan Smoothwall. Karena smoothwall </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">hanya memerlukan komputer butut yang sudah lama tidak terpakai</span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> dengan harddisk sekitar 300 mb, dan tentunya 2 lan card. </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><span style="font-weight: bold">Smoothwall</span> adalah distro linux khusus yang didesain untuk menangani masalah </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">router, firewall, dan gateway.</span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> Selain itu Router pun digunakan untuk menyambungkan 2 LAN, yang </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">berbeda subnet masknya. Lebih kearah Intranet.</span></p>
<p> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><span style="font-weight: bold; text-decoration: underline">Switch </span>: Biasanya switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><br /> Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan</span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain.</span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.</span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">             </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">             </span><br /> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono">Gambarannya adalah seperti ini :</span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">       </p>
<p> </span></font>
<div style="text-align: center"><font size="2"><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><img src="http://www.kvm-switch-review.com/images/kvm-switcha-big.jpg" border="0" title="Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan tutorial jaringan web desain grafis" alt="Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan tutorial jaringan web desain grafis" /></span></font> </div>
<p> <font size="2"></p>
<p> <span style="font-family: Courier New,Courier,mono"><span style="font-weight: bold; text-decoration: underline">Hub  </span>  : Sama seperti switch, tetapi perbedaannya adalah hub tidak memiliki faslitas routing. </span><span style="font-family: Courier New,Courier,mono">Sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast)</span></p>
<p><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> Untuk sementara segitu dulu aja penjelasannya yah &#8230; heheuhuehue &#8230; silahkan request lagi. </span><br /><span style="font-family: Courier New,Courier,mono"> Nggak mahal kok, cuma 9 jutaan. Huehueh &#8230;.</span></font></p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ilmuwebsite.com/tutorial-jaringan/sedikit-penjelasan-hardware-jaringan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
